Jakarta,17 Juli 2015
Kepada
Yth,
Bapak
Pimpinan PT. Bank Rakyat Indonesia
Kantor
Pusat Gedung BRI 1
Di
-
Jakarta
Up : Bapak Asmawi Syam
Dengan
Hormat,
Perihal:
Permohonan
Kredit Usaha Catering
Bersama surat ini kami kirimkan
proposal studi kelayakan bisnis dalam bidang usaha Catering. Usaha ini
merupakan usaha baru saya, tetapi saya mempunyai permintaan pasar yang pasti
dan mempunyai kontrak penjualan. Disamping itu saya mempunyai pengalaman kerja
dibidang usaha ini.
Besarnya investasi perluasan usaha
ini adalah Rp 88.000.000 (delapan puluh delapan juta rupiah). Sedangkan modal
kami saat ini sebesar Rp 39.875.000 (Tiga puluh sembilan juta delapan ratus
tujuh puluh lima ribu rupiah), maka kekurangan dana investasi sebesar Rp
48.125.000 (empat puluh delapan juta seratus dua puluh lima ribu rupiah)
kami mengharapkan dapat bantuan kredit investasi dari Bank.
Selanjutnya sebagai bahan
pertimbangan dan analisa, kami lengkapi proposal ini dengan hasil analisa
tentang rencana perluasan usaha ini.
Demikianlah surat permohonan ini
besar harapan kami mendapat dukungan dana dari bank yang bapak pimpin.
Terimakasih atas perhatiannya.
Hormat Kami,
Ita setiawati
STUDI
KELAYAKAN BISNIS
PROYEK
CATERING
PROYEK
CATERING
I. Latar Belakang
Permintaan atas produk catering cukup
tinggi khususnya di daerah perkantoran dan pasar swalayan. Selain konsumen
dapat menghemat waktu dan tenaga, mereka juga dapat menghemat uang untuk makan
siangnya. Karena biasanya tempat makan siang di lokasi perkantoran atau
pertokoan di pusat bisnis harganya cukup mahal. Sedangkan untuk harga yang
lebih terjangkau lokasinya agak jauh. Jadi akan lebih praktis untuk menggunakan
jasa “Catering”.
Usaha catering yang dimaksud disini
adalah usaha paket masakan/makanan yang diperuntukan bagi karyawan perkantoran
atau pertokoan di pusat bisnis. Bisnis ini merupakan usaha dengan permintaan
efektif, yakni membuat paket makanan berdasarkan jumlah permintaan pelanggan,
sehingga tingkat resikonya sangat rendah.
Pada kesempatan ini, kami mendapat
tawaran dari rekan kami yang kebetulan bekerja sebagai pengelola suatu gedung
perkantoran. Kami diminta untuk menyediakan catering box untuk makan siang
karyawan di perkantoran tersebut.
II. PEMRAKARSA
Dengan
latar belakang diatas, maka saya bernama Ita setiawati merencanakan
untuk membangun usaha Catering Box tersebut. Dimana saya telah mempunyai
pengalaman dalam pengelolaan usaha Catering dan saya sudah pernah kerja
diperusahaan catering + 3 tahun. Sehingga saya cukup mengerti mengenai
seluk beluk dan operasional usaha tersebut. Lebih detail tentang rencana usaha
tersebut dapat lebih lanjut proposal ini.
III. KEPEMILIKAN USAHA
Proyek
Catering Box ini merupakan usaha perorangan dimana pengurus usaha adalah
anggota-anggota keluarga terdekat, yaitu:
Pemilik
/ Pimpinan Usaha : Ita Setiawati
Pengurus
Harian
: Yenni fitriani
Total
jumlah Karyawan: 5 orang
Riwayat
hidup pemilik,
saat ini saya masih bekerja sebagai karyawan pada sebuah perusahaan pengolahan
makanan, sedangkan yang menjalankan usaha saya adalah saudara saya. Untuk lebih
jelas tentang Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal
ini.
MODAL USAHA
Modal
dasar usaha telah disetorkan sebesar Rp 39.875.000 (Tiga puluh sembilan juta
delpan ratus tujuh puluh lima ribu rupiah).
Surat-surat
Izin
Photo Copy
surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dilampirkan dalam proposal
ini adalah:
-
Surat izin
Domisili
-
SIUP
(Surat Izin Usaha Pengusaha)
-
TDP (Tanda
Dartar Perusahaan)
-
NPWP
(Nomor Pokok Wajib Pajak)
-
Sertifikat
tanah, Hak milik – Rumah pribadi
-
IMB (Izin Mendirikan
Bangunan)
-
Surat
Kawin
-
Kartu
keluarga
-
Kartu
tanda penduduk (KTP)
IV.
Pemasaran
Produk dan Segmentasi
Produk usaha ini adalah lunch
catering (katering makan siang), segmentasinya adalah karyawan diperkantoran.
Studi Pustaka
Dari informasi dan survey yang kami
dapat dari pengelola gedung tersebut bahwa jumlah karyawan di gedung itu lebih
dari 2000 orang. Sedangkan yang berminat untuk paket catering sementara ini
berjumlah + 150 orang. Dan akan bertambah terus peminatnya jika paket
makanan kami sesuai dengan selera mereka.dan diperkirakan dalam 3 - 4 bulan
penjualan akan mencapai 500 box/hari (11.000 box/bulan). Pengelola tersebut
meminta komisi 5% dari total penjualan, dan harga paket makanan Rp.8.500 dengan
3 macam menu makanan, yaitu: Nasi, ayam/daging,/telor, sayur 2 macam dan
buah-buahan.
Harga
Pokok
Harga
pokok Catering Box adalah:
|
No
|
Nama
Produk
|
Harga
Rp
/ kg
|
|
1
2
3
4
5
|
Nasi
Ayam/Daging
/Telor
Sayur -1
Sayur -2
Buah-buahan
|
1.000
2.000
250
250
500
|
|
Total
|
4.000
|
|
Pesaing
Usaha ini
tidak ada pesaing di gedung tersebut, karena telah memiliki kontrak penjualan,
disamping itu pemilik gedung dan pengelolanya masih ada hubungan keluarga.
Strategi
Pemasaran:
Dalam rencana untuk mengembangkan usaha
ini. Kami memilih lokasi usaha dekat dengan gedung tersebut alasannya adalah:
-
Lebih dekat dengan pasar, karena
daerah tersebut merupakan daerah perkantoran sehingga kami lebih mudah untuk
memasarkan produk kami ke tempat lain.
-
Agar kami lebih mudah mengantar
produk tersebut kelangganan kami
V. Teknis
Lokasi
Usaha:
Tempat usaha ini berlokasi dekat
dengan lokasi gedung tersebut, dengan jarak + 1 km. Alamat Jl. Prof. Dr.
Satrio Kav. 18, Kuningan City
Barang Investasi:
-
Kontrak Rumah 1 tahun
-
Kompor Gas 2 unit
-
Perlatan memasak lainnya
-
Kulkas
-
Box catering 500 unit
-
Mobil Minibus
-
Motor
VI. Keuangan
Total biaya pembangunan Catering Box
tersebut sebesar Rp 88.000.000, dengan rincian sebagai berikut
Barang Investasi:
-
Kontrak Rumah 1
tahun
Rp 25.000.000
-
Kompor Gas 2
unit
Rp 2.000.000
-
Peralatan memasak
lainnya
Rp 1.500.000
-
Kulkas
Rp 3.000.000
-
Box catering 500 Unit x Rp
7.500
Rp 3.750.000
-
Mobil (minibus second) I
unit
Rp 30.000.000
-
Motor I
unit
Rp 12.000.000
-
lain-lain
Rp 2.500.000
Total
Rp 79.750.000
1. Modal
Kerja (Pembelian beras, Bumbu,
dll) Rp.
8,250.000
Grand
Total
RP 394.195.000
Sumber Dana Investasi
Kebutuhan
dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari
bank. Yaitu:
Modal
sendiri
-
Investasi
Rp 39.875.000
Kredit
Bank
-
Investasi
Rp 39.875.000
-
Modal
Kerja
RP
8.250.000
Total
Rp 48.125.000
Grand Total
Rp 88.000.000
Pembayaran
Kredit Investasi
Sedangkan
pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan pertama (sebulan setelah
pinjaman diterima), serta selanjutnya setiap 1 bulan sekali, selama 12 bulan.
(lebih ditail dapat dilihat pada table dibawah ini atau pada lampiran-02
Proyeksi Aliran Dana)
Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan
Bunga Kredit
|
Bulan
|
Pokok
Kredit
(Rp)
|
Bunga
Kredit
(Rp)
|
Total
(Rp)
|
|
Bulan-1
|
4.010 000
|
798.000
|
4.808.000
|
|
Bulan-2
|
4.010 000
|
882.000
|
4.892.000
|
|
Bulan-3
|
4.010 000
|
802.000
|
4.812.000
|
|
Bulan-4
|
4.010 000
|
722.000
|
4.732.000
|
|
Bulan-5
|
4.010 000
|
642.000
|
4.652.000
|
|
Bulan-6
|
4.010 000
|
562.000
|
4.572.000
|
|
Bulan-7
|
4.010 000
|
481.000
|
4.491.000
|
|
Bulan-8
|
4.010 000
|
401.000
|
04.411.00
|
|
Bulan-9
|
4.010 000
|
321.000
|
4.331.000
|
|
Bulan-10
|
4.010 000
|
241.000
|
4.251.000
|
|
Bulan-11
|
4.010 000
|
161.000
|
4.171.000
|
|
Bulan-12
|
4.015 000
|
80.000
|
4.095.000
|
Proyeksi
Laba Rugi
Pada bulan operasi pertama
diperkirakan usaha air isi ulang sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp
3.078.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 11.958.000, Akumulasi
keuntungan dalam satu tahun adalah Rp 351.949.000 Lebih ditail tentanng Proyeksi
laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03
Analisa Investasi
Dalam analisa investasi kami
menggunakan 2 metode, yaitu:
1. Payback Period
adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan
menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.
Payback Period usaha ini adalah + 5 Bulan.
2. Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds
yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari
pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.
IRR dalam 12 bulan adalah 23,69%.
Rasio Keuangan
Metode yang digunakan adalah:
Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban
lancarnya, minimal 1 atau 100%.
|
Bulan
|
Likuiditas
|
|
Bulan
-1
Bulan
-2
Bulan
-3
Bulan
-4
Bulan
-5
Bulan
-6
Bulan
-7
Bulan
-8
Bulan
-9
Bulan
-10
Bulan
-11
Bulan
-12
|
23.70%
53.71%
121.66%
241.77%
396.48%
603.08%
892.69%
1327.57%
2052.92%
3504.15%
7856.25%
0
|
Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05
Profitabilitas
Kemampuan usaha dalam menghasilkan
laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI
(Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On
Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.
|
Bulan
|
ROI
|
ROE
|
|
Bulan
-1
Bulan
-2
Bulan
-3
Bulan
-4
Bulan
-5
Bulan
-6
Bulan
-7
Bulan
-8
Bulan
-9
Bulan
-10
Bulan
-11
Bulan
-12
|
4,61%
16,05%
31,65%
48,99%
51,88%
55,13%
58,82%
63,04%
67,91%
73,60%
80,32%
88,41%
|
7,72%
29,99%
58,29%
86,60%
86,80%
87,00%
87,20%
87,40%
87,60%
87,81%
88,01%
88,21%
|
Terlihat ROI dan ROE pada awal bulan
sudah lebih dari suku bunga bank dan makin meningkat setiap yang menyatakan
proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05.
V. Jaminan Kredit.
Jaminan kredit usaha untuk pinjaman
tersebut, kami bersedia menjaminkan rumah pribadi saya.
Penutup
Demikianlah
proposal permohonan kredit kami ini.
Besar harapan kami untuk mendapatkan
pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.
Terimakasih
atas kerja samanya.
Hormat
Kami,
(Ita
Setiawati)
Pemilik Usaha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar