Jumat, 24 April 2015

MOTHERBOARD PC INTEL CORE i7 E97375.001, CNDP125N10 DTC – AA714 12VDC 0.60A DELTA





 MOTHERBOARD PC INTEL CORE i7 E97375.001, CNDP125N10 DTC – AA714 12VDC 0.60A DELTA











MOTHERBOARD PC INTEL CORE i7 E97375 DAN FUNGSI NYA

1.         Slot PCI digunakan untuk menyisipkan atau menginstal Add-on Card, seperti kartu LAN , Kartu Sound , dan kartu TV tuner dll. PCI adalah singkatan dari Peripheral Component Interconnect.

2.      Slot PCI Express 16x atau PCI-E X16 : Slot untuk VGA Card yang ada di motherboard baru mulai digunakan secara luas saat motherboard dengan prosesor LGA 775 [P4 dan celeron]. sampai sekarang slot VGA ini masih digunakan.

3.      Power connector 4pin Digunakan sebagai supply tegangan untuk berbagai hardware seperti Hardisk IDE, CD ROM Drive dan Kipas Casing .

4.      Power connector 20pin Digunakan untuk mensupply tegangan ke motherboard. Pada Motherboard versi lama digunakan Konektor ATX 20 pin, sedangkan Motherboard yang sekarang/terbaru sudah menggunakan konektor ATX yang 24 pin. Untuk konektor ATX 24 pin pada dasarnya merupakan konektor ATX 20 pin ditambah dengan konektor 4 pin, sehingga kedua konektor ini bisa digabungkan atau dilepas sesuai dengan motherboard yang kita pakai .

5.      Socket Processor digunakan untuk menginstal atau menyisipkan prosesor . Ada dua jenis soket  yang kita kenal, yaitu soket LIF soket dan soket  ZIF. LIF singkatan dari Low Insertion Force, yaitu socket model lama, dan ZIF adalah singkatan dari Zero Insertion Force, adalah soket prosesor model baru .

6.      Chipset pada madherboard berfungsi untuk mengontrol input dan output(masukan dan keluaran) yang mendasar pada komputer. lebih jelasnya bahwa chipset yang terdapat pada madherboard  berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu komonen ke komponen lainnya. misalnya, mengarahkan data dari cpu (processor) menuju kartu grafis (vidio card) atau ke sistem memory ( ram), serta mangarahkan aliran data melalui bus PCI, drive IDE dan port I/O.
pada kasus ini , dapat di ibaratkan bahwa chipset seakan-akan berfungsi sebagai 'polisi lalu lintas' pengatur aliran data pada madherboard di sebuah PC( personal komputer)
.

7.       SLOT DDR 1   (Double Data Rate) – Type RAM yg merupakan pengembangan lanjut dari teknologi SDRAM. DDR dibuat pada tahun 2000. DDR pertamakali dibuat sebagai pesaing utama dari memory RDRAM yg dikembangkan Intel dan Rambus pada awal generasi Pentium 4, dan saat ini menjadi mainstream dari platform komputer. Karakteristik teknis DDR adalah 184-pin, 2.5V & FSB 266/333/400 MHz. Secara teori DDR mempunyai kemampuan pengolahan dua kali lipat dibandingkan SDRAM, karena mampu membawa 2 bit pada satu clock-nya -dibandingkan SDRAM yg hanya 1 bit. DDR masih digunakan pada berbagai platform yang ada, seperti Pentium 4 & Celeron D dan akan segera digantikan dengan teknologi DDR2. DDR RAM ini ada beberapa jenis seperti DDR-200 PC-1600 (memiliki memory clock 100 MHz), DDR-266 PC-2100 (memiliki memory clock 133 MHz), DDR-333 PC-2700 (memiliki memory clock 166 MHz) dan DDR-400 PC-3200 (memiliki memory clock 200 MHz)

8.      SLOT DDR2 (Double Data Rate Generation 2) - Adalah generasi lanjutan dari DDR dengan perbaikan berbagai fitur, seperti penggunakan IC BGA (Ball Grid Array) yg tahan panas & memiliki densitas tinggi serta FSB yang lebih tinggi. Karakteristik teknis DDR2 adalah 240-pin, 1.8V & FSB 400/533/667/800 MHz. DDR2 memiliki kapasitas yang lebih besar dari DDR, dimana nantinya bisa mencapai 2GB / modul. Dan saat ini DDR2 akan menjadi standar untuk semua platform Intel 2006 dan seterusnya. Memory clock-nya terentang dari 100 MHz sampai 266 MHz

9.      IDE CONNECTOR Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan permanen seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.

10.    SATA CONNECTOR Fungsi primer harddisk SATA adalah untuk melakukan transmisi data dalam mode serial. Harddisk SATA bertugas mentransfer data antara motherboard dan device lainnya yang menyediakan pemyimpanan, seperti harddisk, CD-ROM drive, dan komponen lainnya, termasuk RAM (Random Access Memory) dan CPU (Central Processing Unit) computer. SATA juga telah support dengan semua ATA dan ATAPI (Advanced Technology Attachment with Packet Interface).

11.       CMOS BATERRY (disebut juga CMOS RAM atau hanya CMOS) adalah sebuah baterai yang digunakan oleh BIOS untuk tetap aktif meski tanpa aliran listrik. Salah satu kegunaannya untuk mengaktifkan dan menjalankan fungsi jam, serta menyimpan setting BIOS, dan umumnya memakai baterai kancing (Baterai bulat yang pipih, diameter dan ketebalannya bervariasi).Dan merupakan sumber tegangan bagi IC bios untuk menjaga agar data yang ada didalam sistem bios terus tersimpan.

12.    ROM BIOS (Basic Input Output System) Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST), Memuat dan menjalankan sistem operasi, Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer), Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services, (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM)

13.    FDD CONNECTOR berfungsi untuk menghubungkan motherboard dengan floppy disk sebagai penyimpan data.

14.    SLOT PCI EXPRESS 1X atau Slot PCI-E X1 hampir sama kegunaannya dengan slot PCI, tetapi belum banyak yang menggunakan slot ini, mungkin karena slot ini hanya memiliki 1 jalur: (x1 memiliki 1 lajur), sehingga slot ini lebih sering digunakan untuk perangkat atau device lainnya.

15.    SLOT AMR Audio/Modem Riser juga dikenal sebagai slot AMR, adalah ekspansi riser slot yg ditemukan di motherboard dari beberapa komputer Pentium III, Pentium 4, Duron, dan Athlon. Hal ini dirancang oleh Intel untuk menyediakan fungsionalitas analog terhadap chipset, seperti kartu suara dan modem, pada kartu ekspansi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar