MOTHERBOARD PC INTEL CORE i7 E97375.001, CNDP125N10 DTC –
AA714 12VDC 0.60A DELTA
MOTHERBOARD PC INTEL CORE i7 E97375 DAN FUNGSI
NYA
1.
Slot PCI digunakan untuk menyisipkan atau menginstal Add-on Card, seperti kartu
LAN , Kartu Sound , dan kartu TV tuner dll. PCI adalah singkatan dari
Peripheral Component Interconnect.
2.
Slot PCI Express 16x atau PCI-E X16
: Slot untuk VGA Card yang ada di motherboard baru mulai digunakan secara luas
saat motherboard dengan prosesor LGA 775 [P4 dan celeron]. sampai sekarang slot
VGA ini masih digunakan.
3.
Power connector 4pin Digunakan sebagai supply tegangan untuk berbagai hardware seperti
Hardisk IDE, CD ROM Drive dan Kipas Casing .
4.
Power connector 20pin Digunakan untuk mensupply tegangan ke motherboard.
Pada Motherboard versi lama digunakan Konektor ATX 20 pin, sedangkan
Motherboard yang sekarang/terbaru sudah menggunakan konektor ATX yang 24 pin.
Untuk konektor ATX 24 pin pada dasarnya merupakan konektor ATX 20 pin ditambah
dengan konektor 4 pin, sehingga kedua konektor ini bisa digabungkan atau
dilepas sesuai dengan motherboard yang kita pakai .
5.
Socket Processor digunakan untuk menginstal atau menyisipkan prosesor . Ada dua jenis
soket yang kita kenal, yaitu soket LIF soket dan soket ZIF. LIF
singkatan dari Low Insertion Force, yaitu socket model lama, dan ZIF adalah
singkatan dari Zero Insertion Force, adalah soket prosesor model baru .
6.
Chipset pada
madherboard berfungsi untuk mengontrol input dan output(masukan dan keluaran)
yang mendasar pada komputer. lebih jelasnya bahwa chipset yang terdapat pada
madherboard berfungsi untuk mengatur aliran data dari satu komonen ke
komponen lainnya. misalnya, mengarahkan data dari cpu (processor) menuju kartu
grafis (vidio card) atau ke sistem memory ( ram), serta mangarahkan aliran data
melalui bus PCI, drive IDE dan port I/O.
pada kasus ini , dapat di ibaratkan bahwa chipset seakan-akan berfungsi sebagai 'polisi lalu lintas' pengatur aliran data pada madherboard di sebuah PC( personal komputer).
pada kasus ini , dapat di ibaratkan bahwa chipset seakan-akan berfungsi sebagai 'polisi lalu lintas' pengatur aliran data pada madherboard di sebuah PC( personal komputer).
7. SLOT DDR 1 (Double
Data Rate) – Type RAM yg merupakan pengembangan lanjut dari teknologi SDRAM.
DDR dibuat pada tahun 2000. DDR pertamakali dibuat sebagai pesaing utama dari
memory RDRAM yg dikembangkan Intel dan Rambus pada awal generasi Pentium 4, dan
saat ini menjadi mainstream dari platform komputer. Karakteristik teknis DDR
adalah 184-pin, 2.5V & FSB 266/333/400 MHz. Secara teori DDR mempunyai
kemampuan pengolahan dua kali lipat dibandingkan SDRAM, karena mampu membawa 2
bit pada satu clock-nya -dibandingkan SDRAM yg hanya 1 bit. DDR masih digunakan
pada berbagai platform yang ada, seperti Pentium 4 & Celeron D dan akan
segera digantikan dengan teknologi DDR2. DDR RAM
ini ada beberapa jenis seperti DDR-200 PC-1600
(memiliki memory clock 100 MHz), DDR-266 PC-2100 (memiliki memory clock 133
MHz), DDR-333 PC-2700 (memiliki memory clock 166 MHz) dan DDR-400 PC-3200
(memiliki memory clock 200 MHz)
8. SLOT DDR2 (Double Data
Rate Generation 2) - Adalah generasi lanjutan dari DDR dengan perbaikan
berbagai fitur, seperti penggunakan IC BGA (Ball Grid Array) yg tahan panas
& memiliki densitas tinggi serta FSB yang lebih tinggi. Karakteristik
teknis DDR2 adalah 240-pin, 1.8V & FSB 400/533/667/800 MHz. DDR2 memiliki
kapasitas yang lebih besar dari DDR, dimana nantinya bisa mencapai 2GB / modul.
Dan saat ini DDR2 akan menjadi standar untuk semua platform Intel 2006 dan
seterusnya. Memory clock-nya terentang dari 100 MHz sampai 266 MHz
9.
IDE CONNECTOR Konektor
ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan permanen seperti floppy
disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari
dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor
Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti
secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan
dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.
10.
SATA CONNECTOR Fungsi
primer harddisk SATA adalah untuk melakukan transmisi data dalam mode serial.
Harddisk SATA bertugas mentransfer data antara motherboard dan device lainnya
yang menyediakan pemyimpanan, seperti harddisk, CD-ROM drive, dan komponen
lainnya, termasuk RAM (Random Access Memory) dan CPU (Central Processing Unit)
computer. SATA juga telah support dengan semua ATA dan ATAPI (Advanced
Technology Attachment with Packet Interface).
11.
CMOS BATERRY (disebut
juga CMOS RAM atau hanya CMOS) adalah sebuah baterai
yang digunakan oleh BIOS untuk tetap aktif meski tanpa aliran listrik.
Salah satu kegunaannya untuk mengaktifkan dan menjalankan fungsi jam, serta
menyimpan setting BIOS, dan umumnya memakai baterai
kancing (Baterai bulat yang pipih, diameter
dan ketebalannya bervariasi).Dan merupakan sumber tegangan bagi IC bios untuk menjaga agar data yang ada
didalam sistem bios terus tersimpan.
12.
ROM BIOS (Basic Input Output System) Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian
terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power
On Self Test, POST), Memuat dan menjalankan sistem operasi, Mengatur beberapa konfigurasi dasar
dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer), Membantu sistem operasi dan aplikasi
dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS
Runtime Services, (beberapa mesin
yang menjalankan CP/M memiliki boot loader
sederhana dalam ROM)
13.
FDD CONNECTOR berfungsi untuk menghubungkan motherboard dengan floppy disk sebagai
penyimpan data.
14.
SLOT PCI EXPRESS 1X atau Slot PCI-E X1
hampir sama kegunaannya dengan slot PCI, tetapi belum banyak yang menggunakan
slot ini, mungkin karena slot ini hanya memiliki 1 jalur: (x1 memiliki 1
lajur), sehingga slot ini lebih sering digunakan untuk perangkat atau device
lainnya.
15.
SLOT AMR Audio/Modem
Riser juga dikenal sebagai slot AMR,
adalah ekspansi riser
slot yg ditemukan di motherboard dari
beberapa komputer Pentium III, Pentium
4, Duron, dan
Athlon. Hal ini
dirancang oleh Intel
untuk menyediakan fungsionalitas analog terhadap chipset,
seperti kartu suara
dan modem, pada
kartu ekspansi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar